PENGANTAR INTERNET
Internet adalah sekumpulan
komputer atau server yang saling terhubung satu sama lain melalui berbagai
macam media (kabel, radio, satelit dll). Komputer-komputer tersebut letaknya
tersebar di seluruh belahan dunia sehingga memungkinkan terbentuknya suatu
jaringan informasi global. Sekumpulan komputer dihubungkan oleh suatu protokol
standard yang sama yang disebut TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet
Protocol). TCP/IP ini dapat diumpamakan sebagai bahasa yang dimengerti
oleh semua jenis komputer yang terhubung ke Internet. Tanpa mengikuti protokol
standard, komputer tidak akan mampu berkomunikasi dengan komputer-komputer lain
di Internet.
Protokol TCP/IP memberikan suatu IP Number (nomor IP) yang unik untuk tiap komputer yang terhubung ke Internet sehingga lalu lintas data di Internet dapat diatur. Untuk memudahkan kita mengingat maka dibuatlah IP Address (alamat IP) sebagai representasi dari nomor IP.
Contoh nomor IP : 203.130.205.65
Contoh alamat IP : unika.ac.id
Protokol TCP/IP memberikan suatu IP Number (nomor IP) yang unik untuk tiap komputer yang terhubung ke Internet sehingga lalu lintas data di Internet dapat diatur. Untuk memudahkan kita mengingat maka dibuatlah IP Address (alamat IP) sebagai representasi dari nomor IP.
Contoh nomor IP : 203.130.205.65
Contoh alamat IP : unika.ac.id
Manfaat dari internet sendiri yaitu dapat menambah wawasan, lebih Efisien, memudahkan komunikasi, meningkatkan penguasaan bahasa asing,
mendorong kemandirian, sarana pendidikan
jarak jauh,
sebagai sarana
hiburan, memudahkan pekerjaan, untuk menjalankan
bisnis, bisa
untuk berbelanja atau biasa di
sebut online shop.
Untuk menghubungkan diri ke Internet, kita perlu berlangganan ke suatu Penyedia Jasa Layanan Internet (Internet Service Provider – ISP). ISP dapat dianggap sebagai pintu gerbang untuk menghubungkan diri ke Internet. Kita tinggal mencari ISP yang berlokasi di kota yang sama dimana kita tinggal atau kota terdekat.
Ada 2 (dua) macam cara kita dapat menghubungkan diri ke Internet, yaitu:
Untuk menghubungkan diri ke Internet, kita perlu berlangganan ke suatu Penyedia Jasa Layanan Internet (Internet Service Provider – ISP). ISP dapat dianggap sebagai pintu gerbang untuk menghubungkan diri ke Internet. Kita tinggal mencari ISP yang berlokasi di kota yang sama dimana kita tinggal atau kota terdekat.
Ada 2 (dua) macam cara kita dapat menghubungkan diri ke Internet, yaitu:
1.
Dial-up Connection
Dial-up Connection
merupakan koneksi ke Internet yang bersifat sementara. Untuk Dial-up
Connection ini yang kita butuhkan adalah Perangkat keras
(hardware) (Komputer,Modem,Saluran
Telepon). Perangkat Lunak (software) pada umumnya disediakan oleh ISP
dimana kita berlangganan. Setelah komputer kita
terhubung ke ISP maka saat itu pula komputer kita sudah terhubung ke Internet
dan kita dapat memulai penjelajahan kita di Internet.
2. Dedicated
Connection
Suatu
institusi yang menggunakan jenis koneksi ini akan membuat jaringan komputer
lokal (Local Area Network – LAN) di lokasinya dan menghubungkan LAN
mereka ke Internet melalui suatu ISP dengan hanya menggunakan 1 modem &
telepoAgar semua komputer yang dapat dibuat ber-jaringan, maka tiap-tiap
komputer harus dilengkapi dengan Ethernet Card. Sebagai alat untuk membentuk
jaringan adalah Hub. Agar jaringan lokal (LAN – Local Area Network) kita dapat
disambungkan dengan Internet.
Jenis-Jenis Aplikasi Internet
1. Surat Elektronik (Electronic Mail
/ E-mail)
E-mail pada umumnya banyak digunakan sebagai saran komunikasi yang murah meriah, namun sangat canggih karena selain pesan-pesan yang dapat kita sampaikan, kita pun dapat mengirimkan file-file berupa attachment (pada surat biasa disebut lampiran) berupa program, gambar, suara maupun animasi atau video melalui E-mail.
E-mail pada umumnya banyak digunakan sebagai saran komunikasi yang murah meriah, namun sangat canggih karena selain pesan-pesan yang dapat kita sampaikan, kita pun dapat mengirimkan file-file berupa attachment (pada surat biasa disebut lampiran) berupa program, gambar, suara maupun animasi atau video melalui E-mail.
2.
World Wide Web – WWW
WWW ini merupakan aplikasi yang paling disukai
karena tampilannya yang multimedia. Informasi-informasi yang terkandung di
server-server yang terhubung ke Internet pada umumnya di-presentasi-kan melalui
media WWW dalam format HTML (Hypertext Markup Language).
3. Gopher
Gopher suatu kumpulan informasi di
Internet yang disusun secara hirarkis (berbasis menu). Bila WWW adalah kumpulan
informasi yang disusun berbasis hypertext maka di dalam Gopher juga
dijumpai prinsip hypertext ini, namun semuanya dipresentasikan dalam
bentuk menu. Bila kita meng-klik suatu menu, kita akan dibawa ke suatu menu
baru yang lebih detil. Demikian seterusnya sampai kita menemukan informasi
(dokumen) yang kita inginkan.
Dalam
menggunakan internet perlu adanya etika di antaranya :
1. Jangan menggunakan komputer untuk
merugikan orang lain
2. Jangan melanggar atau mengganggu hak
atau karya komputer orang lain.
3. Jangan memata-matai file-file yang
bukan haknya
4. Jangan menggunakan komputer untuk
mencuri
5. Jangan menggunakan komputer untuk
memberikan kesaksian palsu.
6. Jangan menduplikasi atau menggunakan
software tanpa membayar.
7. Jangan menggunakan sumber daya
komputer orang lain tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.
8. Jangan mencuri kekayaan intelektual
orang lain.
9. Pertimbangkan konsekuensi dari
program yang dibuat atau sistem komputer
yang
dirancang.
dirancang.
10. Selalu mempertimbangkan dan menaruh
respek terhadap sesama saat menggunakan
komputer.
komputer.
Pentingnya Etika Dalam menggunakan
Internet adalah sebagai berikut:
1.
Bahwa pengguna internet berasal dari berbagai negara yang mungkin
memiliki budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
2.
Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia
anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam
berinteraksi.
3.
Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam internet
memungkinkan seseorang untuk bertindak etis seperti misalnya ada juga penghuni
yang suka iseng dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
4.
Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah
setiap saat dan memungkinkan masuknya penghuni baru didunia maya tersebut.
Keamanan Internet / Network Security
a. Privacy (privasi)
Yaitu pengirim dan penerima membutuhkan kerahasiaan. Data yang dikirimkan hanya akan terkirim dan dimengerti oleh penerima, bukan yang lain.
Yaitu pengirim dan penerima membutuhkan kerahasiaan. Data yang dikirimkan hanya akan terkirim dan dimengerti oleh penerima, bukan yang lain.
b. Authentification (otentifikasi)
Yaitu penerima yakin akan identitas pengirim dan bukan penipu yang mengirimkan pesan tersebut.
Yaitu penerima yakin akan identitas pengirim dan bukan penipu yang mengirimkan pesan tersebut.
c. Integrity (integritas)
Data harus sampai di penerima sama persis seperti saat ia dikirimkan. Tidak boleh ada perubahan data dalam pengiriman.
Data harus sampai di penerima sama persis seperti saat ia dikirimkan. Tidak boleh ada perubahan data dalam pengiriman.
d. Nonrepudiation
Yaitu penerima harus dapat membuktikan bahwa pesan yang diterima datang dari pengirim tertentu. Si pengirim tidak bisa menyangkal pesan yang dikirimkannya.
Yaitu penerima harus dapat membuktikan bahwa pesan yang diterima datang dari pengirim tertentu. Si pengirim tidak bisa menyangkal pesan yang dikirimkannya.
Macam-macam
Scurity Internet
·
Application
Layer Security
·
Transport
Layer Security
·
Security
at the IP Layer
·
Firewall
·
Access
Control
·
Password
·
Token
·
Biometric
Jenis-Jenis Keamanan Internet
Keamanan fisik :
Menggunakan kunci atau gembok pada
perangkatkeras yang dipakai ataupun penjagaan ketat terhadap perangkat keras
server.
Kemanan jaringann :
Mencegah para pengguna yang tidak
berhak menggunakan jaringan yang dimiliki.
1. Otorisasi
akses
Otoritasi akses adalah penggunaan
password atau kata sandi jika kita ingin mengakses sesuatu. Otoritasi sudah
banyak diterapkan pada berbagai sistem baik di dalam Personal Computer (PC)
maupun di handphone. Penggunaan keamanan otorisasi akses sangat simple namun
dapat menangkal dengan efektif pengguna yang tidak berhak yang mencoba
mengakses sebuah sistem.
2. Proteksi
Virus
Virus merupakan ancaman keamanan yang tidak bisa kita
remehkan. Virus memiliki banyak karakteristik dan mampu menghancurkan data-data
penting bahkan sistem yang ada. Karena itu proteksi terhadap virus ini sangat
penting. Salah satu cara yang mudah menangkal virus adalah menggunakan software
antivirus dan berhati – hati jika kita memindahkan data dari media penyimpanan.
3. Penanganan
benacana
Penanganan bencana adalah
perencanaan langkah-langkah yang akan diambil jika terjadi bencana yang
mengakibatkan rusaknya sebuah sistem dan hilangnya data-data penting.
Landasan
Hukum berdasarkan :
·
Undang -
Undang
Undang-Undang
Nomor 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi (Lembaran Negara Republik Indonesia
tahun 1999 Nomor 154 dan Tambahan Lembaran Negara Nomor 3881). Aspek pengamanan
infrastruktur.
·
Peraturan Pemerintah
Peraturan Pemerintah Nomor 52 tahun
2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2000 Nomor 107 dan
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3980).
Informasi ini di dapat dari beberapa sumber :
No comments:
Post a Comment